KABARTA.ID, BONE— Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi dan Wakil Bupati Bone Ambo Dalle menjemput langsung jemaah haji Bone di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Kota Makassar.
Sebanyak 344 jemaah haji asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Makassar tiba, Minggu (31/7/2022).
Diketahui, jemaah haji yang tergabung dalam kloter 3 Embarkasi Makassar sebanyak 393 orang.
Selain jemaah haji Bone berjumlah 344 orang, sebanyak 17 orang dari Tana Toraja, 11 orang dari Toraja Utara, 17 orang dari Kota Makassar dan 4 petugas kloter juga tergabung di Kloter 3.
Bupati Bone, A Fahsar M. Padjalangi yang ikut menerima ketika didaulat menerima jemaah kloter 3 mewakili Pemerintah Daerah dari 3 kabupaten kota lainnya.
Fahsar mengajak para jamaah haji untuk senantiasa meningkatkan ibadah kepada Allah SWT sepulang dari melaksanakan ibadah haji.
“Seseorang yang berhaji kadang hanya bisa menjaga prilaku dan ibadahnya selama 41 hari, setelah itu lupa,” kata Andi Fahsar.
Bahkan dulu di Tanah Suci, lanjut A. Fahsar, jarak hotel ke masjid cukup jauh tapi jemaah selalu salat berjamaah. Akan tetapi setibanya di kampung halaman tidak bisa lagi padahal masjid mungkin di samping rumahnya.
“Setidaknya salatnya jangan bolong – bolonglah, tetapi jadikan salat dan ibadah sebagai kebutuhan,” kata Bupati Bone dua periode ini.
Kabid PHU Kantor Kemenag Sulsel Ikbal Ismail yang menerima secara resmi kepulangan jemaah haji kloter 3 Embarkasi Makassar mengungkapkan semua kloter 3 Makassar berangkat dan pulang dengan jumlah yang sama.
“Alhamdulillah jemaah haji kloter 3 semuanya sehat walafiat sebagaimana penyampaian tim medis. Kloter tiga ini pergi 393, pulang juga utuh 393 orang. Semoga kondisi ini tetap terjaga hingga seluruh jemaah kita kembali ke Tanah Air,” ungkapnya.
Lanjut dikatakan Ikbal Ismail, dirinya berharap seluruh jemaah haji kloter 3 dapat meraih predikat haji mabrur, dengan menguraikan ciri-ciri seseorang dikatakan hajinya mabrur dengan mengutip salah satu hadis Nabi.
“Ciri-ciri haji mabrur menurut Rasulullah SAW adalah memiliki kepedulian sosial terhadap sesama, terutama memberi makan kepada mereka yang kelaparan, senantiasa menebar kedamaian, taat beribadah dan bertutur dengan santun,” kata Ikbal Ismail.
Olehnya itu, mantan Kepala UPT Asrama Haji Makassar. ini mengimbau agar jemaah senantiasa melaksanakan amalan-amalan baik dan menjaga ibadahnya, terutama menjaga salat 5 waktunya.
“Itu ciri-ciri haji mabrur, jadi tolong tidak ada lagi yang salatnya bolong-bolong setelah bapak ibu dipanggil haji dan hajjah”, pungkasnya.
Sebelumya, 393 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 3 Embarkasi Makassar telah melaksanakan rapid tes.
Hasilnya, tim medis mengumumkan bahwa rapid test antigen dari seluruh jemaah kloter 3 dinyatakan non reaktif, itu artinya tidak ditemukan indikasi terpapar Covid 19.(RIL/AJ).