Daerah

Bulan Bakti KKP 2026, Bupati Bone Dialog dengan Menteri Kelautan dan Perikanan

39
×

Bulan Bakti KKP 2026, Bupati Bone Dialog dengan Menteri Kelautan dan Perikanan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyatakan komitmennya untuk mengawal pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bone. Pemerintah Kabupaten Bone bahkan telah menyiapkan enam titik potensial untuk mendukung perluasan program tersebut.

Komitmen itu disampaikan Bupati Bone saat berdialog secara virtual dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, dalam kegiatan Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2026 di kawasan KNMP Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Rabu (4/11/2026).

Menariknya, dari 27 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut di seluruh Indonesia, Kabupaten Bone menjadi salah satu dari tiga kabupaten yang mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Menteri KKP.

Dalam dialog itu, Bupati Bone menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas pembangunan KNMP di Desa Angkue.

Baca Juga:  Di HUT ke-66 Pangkep, Gubernur Sulsel Puji Kinerja Pemkab Pangkep, Jadi Terbaik Kedua Tekan Kemiskinan

Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program tersebut, termasuk penyediaan lahan untuk pembangunan kawasan serupa di lokasi lain.

“Terima kasih, Bapak, atas pembangunannya. Kami akan menyiapkan lahan untuk mendukung Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini sudah ada enam lokasi lagi yang sementara survei,” ujar Andi Asman.

Menurutnya, Pemkab Bone siap mengawal seluruh tahapan pengembangan KNMP, mulai dari penentuan lokasi hingga pelaksanaan program agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan setempat.

“Kami akan kawal, Bapak. Sudah ada titik survei untuk enam lokasi KNMP. Kami siap mendukung dan mengawal agar program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat nelayan Bone,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta Pemerintah Kabupaten Bone agar lebih proaktif mengusulkan lokasi tambahan untuk pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Baca Juga:  Jelang Pemilu, Camat Ulaweng Ingatkan Kades Jaga Kamtibmas

Ia bahkan mendorong agar jumlah usulan diperbanyak dan memastikan pemerintah daerah menentukan titik-titik potensial untuk program tahun 2027.

“Kenapa sedikit sekali? Usulkan lebih banyak. Saya akan datang ke Bone melihat Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Sakti Wahyu Trenggono.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Bone untuk memperluas pengembangan kawasan nelayan melalui program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kegiatan Bulan Bakti KKP 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Bupati Bone hadir bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. Turut mendampingi Pj. Sekretaris Daerah Bone Edy Saputra Syam, anggota DPRD Bone H. Muslimin, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam Andi Asman, serta Wakil Ketua TP PKK Bone Hj. Maya Damayanti A. Akmal.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-79, Bupati Bone : Polri Untuk Masyarakat, Pengingat Utamakan Rakyat

Hadir pula Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (Pusdik KP) KKP RI Fernando Jongguran Simanjuntak, S.St.Pi., M.Pi., Kepala Balai KKP Makassar Arafah Taslim, para kepala balai lingkup KKP se-Sulawesi Selatan, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh panitia pelaksana Dr. Heri Riadi Alauddin.

Bupati Bone berharap kehadiran KNMP tidak hanya menghadirkan infrastruktur kawasan nelayan, tetapi juga menjadi pintu masuk peningkatan produktivitas, kesejahteraan, dan daya saing masyarakat pesisir.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan kesiapan pemerintah daerah, Bone optimistis pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi momentum bagi nelayan lokal untuk naik kelas, lebih mandiri, dan memiliki nilai ekonomi yang semakin baik.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan