Daerah

Dipimpin Langsung Letkol Arm Rianto Hartomo, Prajurit Yonarmed 21/Kawali Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 2 Rumah di Bengo

38
×

Dipimpin Langsung Letkol Arm Rianto Hartomo, Prajurit Yonarmed 21/Kawali Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 2 Rumah di Bengo

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Prajurit Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 21/Kawali bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Dusun Amanrang, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.30 WITA itu menimpa rumah milik Muhammad Hafil (70), petani, dan Fatahuddin (50), yang juga berprofesi sebagai petani. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mendapat laporan kejadian, Komandan Yonarmed 21/Kawali Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P., langsung mengerahkan 20 personel bersama dua unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit ambulans menuju lokasi.

Danyonarmed 21/Kawali bersama Pasiintel Yonarmed 21/Kawali Letda Arm Ramli dan personel tiba di lokasi sekitar pukul 10.38 WITA. Selanjutnya, personel langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan dua unit kendaraan pemadam.

Baca Juga:  Di HUT ke-66 Pangkep, Gubernur Sulsel Puji Kinerja Pemkab Pangkep, Jadi Terbaik Kedua Tekan Kemiskinan

Setelah sekitar 50 menit berjibaku dengan api, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WITA. Personel kemudian memastikan kondisi di lokasi aman sebelum kembali ke markas dan tiba di Asrama Yonarmed 21/Kawali sekitar pukul 13.00 WITA.

Komandan Yonarmed 21/Kawali mengatakan, pengerahan personel dan sarana pemadam merupakan bentuk respons cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya.

“Pengerahan personel dan sarana tersebut merupakan langkah cepat untuk mengendalikan dan memadamkan api, mencegah agar kebakaran tidak meluas, serta memberikan pertolongan pertama apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan medis,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam proses pemadaman, keselamatan masyarakat dan personel menjadi perhatian utama. Personel juga diminta terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pengelola Pesantren Putri, JQH NU Sulsel Hadirkan Pakar Al-Qur'an Internasional

“Kami terus memantau perkembangan situasi sampai api benar-benar dapat dikendalikan dan kondisi dinyatakan aman. Apabila diperlukan, kami siap memberikan dukungan tambahan sesuai perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula dari ledakan gas portable di rumah Muhammad Hafil. Api kemudian merambat ke rumah Fatahuddin yang berada di sebelahnya.

Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah hangus terbakar. Selain itu, satu unit mesin traktor, satu unit telepon seluler, 20 karung padi dan uang tunai sekitar Rp14 juta turut terbakar.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.

Fatahuddin disebut menjadi saksi pertama yang mengetahui adanya kebakaran. Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Mentan Amran Bawa Bantuan Senilai 151 M, Pj Bupati : Terima Kasih dari Masyarakat Bone

“Yang terpenting dalam kejadian ini adalah respons cepat, koordinasi yang baik, dan memastikan kebakaran tidak menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar,” tegas Komandan Yonarmed 21/Kawali.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan