Daerah

Bupati Bone Hadiri ‘Mappacci’ Yuli, Doakan Rumah Tangga Penuh Berkah

121
×

Bupati Bone Hadiri ‘Mappacci’ Yuli, Doakan Rumah Tangga Penuh Berkah

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Lembaran baru kehidupan segera dijalani Yuli Nofita Sari (29), staf DPRD Bone. Menjelang hari bahagianya bersama Akri Mulki, Yuli menjalani prosesi mappacci, tradisi adat Bugis yang sarat makna dan doa.

Prosesi mappacci digelar di Kabupaten Bone, Kamis (27/8/2026) malam, dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Di antara keluarga dan kerabat, hadir pula Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), yang datang memberikan doa restu kepada calon pengantin.

BupAAS tampil mengenakan batik dan kopiah hitam. Ia didampingi Ketua PAN Bone, Andi Wahyudi Taqwa.

Kehadiran Bupati Bone menambah suasana hangat prosesi tersebut. BupAAS tampak berbincang santai dengan Yuli yang malam itu tampil anggun mengenakan busana berwarna merah muda.

Baca Juga:  Kodim 1407 Bone Terbaik Pelayan KB Sejuta Akseptor, Ini Kata Dandim

Bagi Yuli, mappacci menjadi momentum penting untuk menyambut fase baru dalam hidupnya. Sebelumnya, ia telah menjalani prosesi mappettu ada atau lamaran di kediamannya di Jalan Lapawawoi, Watampone, Kamis (30/7/2026).

Yuli akan dipersunting Akri Mulki, putra Kepala Desa Bulumpare, Kecamatan Awangpone, H. Muin.

Doakan Pernikahan Yuli dan Akri

Dalam kesempatan tersebut, BupAAS menyampaikan doa agar seluruh rangkaian menuju pernikahan Yuli dan Akri berjalan lancar. Ia berharap keduanya kelak membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan.

«“Yang terpenting malam ini adalah kebahagiaan. Kita semua tentu mendoakan semoga Yuli dan Akri diberikan kelancaran sampai hari pernikahan dan nantinya menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Andi Asman.»

Baca Juga:  Bone Dapat Bantuan 400 Ribu Bibit Ikan Nila dan Emas

Ia juga mendoakan agar kehidupan rumah tangga pasangan tersebut senantiasa diberikan ketenangan, kesehatan dan kebahagiaan.

«“Semoga apa yang menjadi harapan dan cita-cita mereka berdua bisa terwujud. Mudah-mudahan rumah tangganya selalu diberikan ketenangan, kebahagiaan, kesehatan dan keberkahan,” katanya.»

BupAAS mengatakan, setiap orang memiliki perjalanan hidup masing-masing. Menurutnya, momentum mappacci menjadi kesempatan bagi Yuli untuk menatap masa depan dengan penuh optimisme.

«“Setiap orang punya perjalanan hidup masing-masing. Hari ini kita melihat Yuli memasuki fase baru dalam kehidupannya. Mari kita doakan yang terbaik untuknya,” tuturnya.»

Prosesi mappacci berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Dalam tradisi Bugis, mappacci menjadi simbol penyucian diri sekaligus doa dan harapan agar calon pengantin memasuki kehidupan rumah tangga dengan hati yang bersih serta niat yang baik.

Baca Juga:  Investasi Energi Masuk Bone, Bupati Sambut Investasi Ratusan Miliar Pengeboran Sumur Eksplorasi dan Seismik 2D tahun 2026

Yuli sebelumnya sempat menjadi perhatian publik terkait laporan dugaan penganiayaan yang menyeret Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong.

Namun, malam itu suasana berbeda. Tak ada polemik maupun sorotan. Yang hadir adalah keluarga, kerabat dan orang-orang terdekat yang memberikan dukungan serta doa bagi Yuli.

Di tengah prosesi adat tersebut, Yuli dan keluarga menyambut masa depan dengan penuh harapan. Sebuah perjalanan baru akan segera dimulai bersama orang yang dicintainya.

Kehadiran BupAAS sekaligus menjadi doa dan dukungan bagi Yuli untuk menatap kehidupan baru—meninggalkan berbagai cerita di masa lalu dan melangkah menuju masa depan yang lebih bahagia dan penuh keberkahan. (Ju)*

Tinggalkan Balasan