Daerah

Bupati Bone Studi Tiru Sukses Peternak Ayam di Bangli, Siapkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone

18
×

Bupati Bone Studi Tiru Sukses Peternak Ayam di Bangli, Siapkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BANGLI–– Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos.,M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Dana Mertamasari dan Kelompok Tani Gopawinangon di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari studi tiru Pemerintah Kabupaten Bone untuk mendalami penerapan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), mulai dari pengelolaan peternakan hingga pemasaran hasil produksi.

Salah satu kelompok penerima manfaat HAT di Bangli mengelola sekitar 600 ekor ayam. Tingkat produksi telur mencapai sekitar 80 persen. Hasil produksi tersebut kemudian disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pasar desa.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai pola pengelolaan peternakan yang terintegrasi dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga:  BREAKING NEWS : 2 Warga Amali Diamankan Terkait Pembakaran Rumah di Ajangale

“Terima kasih sudah menyambut kami dengan baik. Kami di Kabupaten Bone sedang bersiap mengembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi,” kata Andi Asman.

Menurutnya, Bone memiliki potensi besar untuk mengembangkan HAT karena didukung produksi pertanian, khususnya padi dan jagung, yang cukup besar.

“Kami di Bone itu memiliki produksi padi dan jagung yang besar, dan saat ini produksi ayam juga sedang menjadi tren. Potensi ini yang ingin kami integrasikan,” ujarnya.

Kepala BPTU-HPT Denpasar drh. I Gusti Putu Ngurah Raka menjelaskan, kelompok yang dikunjungi merupakan salah satu penerima manfaat program HAT.

Ia menyebut pola pengembangan tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana peternakan dapat dikelola secara berkelompok dengan hasil produksi yang terserap pasar.

Baca Juga:  Bandara Arung Palakka Bone Jadi Pilihan Baru, 29 Jamaah Umrah Berangkat Menuju Makassar

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama yang juga mantan Bupati Tabanan dua periode dan Ketua DPRD Bali dua periode, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

I Nyoman mengatakan dirinya memiliki latar belakang keluarga petani sehingga memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

“Saya mantan Bupati Tabanan dua periode, Ketua DPRD Bali dua periode. Saya anak petani dan saya suka beternak. Saya juga memiliki ratusan ternak,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan inovasi berupa mikroba yang dikembangkannya untuk membantu mengendalikan lalat di lingkungan peternakan.

Menurut I Nyoman, hubungan historis antara Bali dan Bone juga telah terjalin sejak masa kerajaan. Hal tersebut menjadi salah satu sisi penting dalam mempererat hubungan kedua daerah.

Baca Juga:  Danyon Brimob Bone Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Begini Pesannya

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementerian Pertanian Dr. drh. I Ketut Wirata, M.Si., Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar Dr. drh. I Gde Eka Budhiyadnya, M.P., Kepala BPTU-HPT Denpasar drh. I Gusti Putu Ngurah Raka, serta General Manager Corporate Secretary & CSR PT Berdikari A.S. Hasbi Al Islahi.
Turut hadir Ketua Kelompok Tani Wanita dan jajaran terkait lainnya.

Melalui studi tiru tersebut, Pemkab Bone diharapkan memperoleh referensi dalam membangun ekosistem HAT yang terintegrasi, mulai dari penyediaan pakan, budidaya ayam, produksi telur hingga penyerapan hasil untuk pasar dan kebutuhan program pemenuhan gizi masyarakat.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan