KABARTA.ID, BONE— SMP Islam Athirah Bone kembali menggelar FESTARA (Festival Nusantara) ke-4 sebagai ajang mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap seni dan budaya Nusantara.
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Akar, Menggapai Cakrawala” tersebut berlangsung selama lima hari, 14–18 Agustus 2026, di lingkungan SMP Islam Athirah Bone.
FESTARA dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Syamsinar Arma. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga, menghargai, dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
Menurutnya, keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat dan menjadi salah satu kekuatan untuk mempererat persatuan.
“Festival Budaya adalah kegiatan yang bertujuan memperkenalkan, melestarikan, dan menampilkan keberagaman seni, budaya, tradisi, serta makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Syamsinar, siswi kelahiran Libureng, 23 Desember 2011.
FESTARA menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat keberagaman budaya daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan pentas seni dan berbagai pertunjukan yang menggambarkan keberagaman budaya Nusantara. Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan.
Selain pentas seni, panitia juga menghadirkan beragam perlombaan yang dapat diikuti siswa-siswi SMP Islam Athirah Bone. Perlombaan tersebut di antaranya estafet kelereng, lari karung, masak-masak, vlog, cerdas cermat umum, menari, vocal grup, tiup gelas, fashion show, gunting batu kertas, hingga mendongeng.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FESTARA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Panitia berharap seluruh rangkaian FESTARA berjalan lancar dan mampu meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya Nusantara serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di lingkungan SMP Islam Athirah Bone.
(Ju)*











