Daerah

Wabup Bone Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat Permanen, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

62
×

Wabup Bone Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat Permanen, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE– Pemerintah Kabupaten Bone terus mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Permanen sebagai langkah awal mendukung keberhasilan program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Senin (13/7/2026).

Rapat dihadiri Asisten I Setda Bone, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Kepala UPT SMA Kabupaten Bone, perwakilan Kementerian Sosial RI, Camat Tanete Riattang Timur, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kerja Tim Transisi yang telah menyusun sejumlah kesepakatan pada 10 Juli 2026 untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan MPLS dapat diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga:  Petugas Pantarlih Desa Tea Musu Dilantik

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat Permanen tidak hanya ditentukan oleh tersedianya ruang belajar dan tenaga pengajar. Menurutnya, program ini membutuhkan dukungan berbagai sektor agar seluruh layanan yang dibutuhkan peserta didik dapat terpenuhi secara menyeluruh.

“Seluruh perangkat daerah harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sekolah Rakyat adalah program bersama yang membutuhkan kerja sama semua pihak agar dapat berjalan optimal,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

Ia menekankan pentingnya kesiapan layanan pendukung sebelum peserta didik mulai mengikuti kegiatan belajar. Mulai dari sarana dan prasarana, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, perlindungan sosial hingga sistem pendampingan harus dipastikan tersedia dan berjalan terintegrasi.

Baca Juga:  2 Guru SDI 5/81 Terangkat Jadi PPPK, Kepsek Harap Kualitas Ditingkatkan

Menurutnya, MPLS menjadi fase penting bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun rasa percaya diri dan semangat belajar. Karena itu, kegiatan pengenalan sekolah harus dirancang sebagai proses adaptasi dan pembentukan karakter, bukan sekadar agenda seremonial.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menghadirkan kesempatan pendidikan yang lebih merata sekaligus mengurangi kesenjangan akses layanan pendidikan di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bone menilai keberadaan Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Dengan dukungan dan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan, seluruh tahapan program diharapkan berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sasaran. (Ju*)

Baca Juga:  Pj Bupati Bone Kunjungi Mako Brimob Bone, Danyon Ichsan; Siap Amankan Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan