Wajo

Lansia di Wajo Terseret Arus Irigasi, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian hingga Sungai Walanae

54
×

Lansia di Wajo Terseret Arus Irigasi, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian hingga Sungai Walanae

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, WAJO— Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan terjatuh ke saluran irigasi dan terseret arus di Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Minggu (24/5).

Korban diketahui bernama Langasi (70). Ia dilaporkan tenggelam setelah terbawa derasnya arus saluran irigasi yang berada sekitar 600 meter dari rumahnya.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar dari BPBD Wajo pada pukul 15.20 WITA. Berdasarkan laporan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA.

Menurut keterangan saksi, korban sempat terlihat terbawa arus dan warga sekitar berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya aliran air membuat upaya penyelamatan tidak berhasil.

Baca Juga:  Perkuat Penerimaan Negara, KPP Watampone Gandeng Pemkab Wajo Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bone diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.35 WITA dengan membawa perlengkapan operasi SAR. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, tim tiba di lokasi pada malam hari.

Karena kondisi gelap, pencarian belum dapat dilakukan pada hari pertama. Tim SAR gabungan memilih melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan keluarga korban untuk mempersiapkan operasi pencarian lanjutan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan peralatan setelah menerima laporan dari BPBD Wajo.

“Setelah menerima informasi dari BPBD Wajo, kami segera menggerakkan Tim Rescue Pos SAR Bone menuju lokasi kejadian. Saat ini tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan menyisir area saluran irigasi dan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik keberadaan korban,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Penerimaan Negara, KPP Watampone Gandeng Pemkab Wajo Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Pada hari kedua pencarian, Senin (25/5), operasi SAR diperluas dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan pencarian.

Arif menjelaskan, SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan metode body rafting dari lokasi kejadian menuju muara saluran irigasi yang terhubung ke Sungai Walanae sejauh sekitar 1 kilometer.

Sementara SRU 2 melakukan pencarian menggunakan dua unit perahu karet di Sungai Walanae, mulai dari muara saluran irigasi hingga wilayah Bonto Tenne dengan jarak sekitar 5 kilometer.

Adapun SRU 3 melakukan pencarian menggunakan satu unit perahu karet dari Bonto Tenne hingga Jembatan Cappie sejauh kurang lebih 5 kilometer.

(Ju)*!

Tinggalkan Balasan