Daerah

Kepala KPH Cenrana Ungkap Tanaman Produktif Bisa Berdampingan dengan Jagung, Win-win Solution Penghijauan

101
×

Kepala KPH Cenrana Ungkap Tanaman Produktif Bisa Berdampingan dengan Jagung, Win-win Solution Penghijauan

Sebarkan artikel ini

Tanaman produktif Matoa dinilai sebagai win-win solution untuk tetap menjaga penghijauan berkelanjutan di lahan perladangan Jagung. Tak seperti tanaman lainnya, Matoa disebut bisa tumbuh subur berdampingan dengan tanaman Jagung yang juga subur.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD KPH Cenrana, A Tonra Solie menjawab harapan win-win solution Camat Ulaweng AM Aryananda saat Sosialisasi Penyadartahuan Kerusakan Hutan di Bone di Balai Desa Cani Sirenreng, Senin (18/5/2026).

A Tonra mengatakan, selama beberapa tahun terakhir ini, pihaknya terus mencari tanaman apa yang bisa dikembangkan bersanding dengan tanaman Jagung, sehingga nilai ekonomi dan pelestarian alam berjalan beriringan.

Selama kurung waktu itu, pihaknya telah mencoba beberapa tanaman produktif yang dianggap bisa berdampingan dengan jagung. Termasuk tanaman Sukun yang disebut masih 50:50 untuk diterima oleh petani.

“Alhamdulillah selama kurang lebih tiga tahun ini kami mencoba tanaman yang menjadi andalan kami, apa itu yakni tanaman yang berasal dari Papua yakni Matoa”ungkapnya

Baca Juga:  Pasca Petani Menjerit, Bulog Bone Jemput Bola Beli Jagung

Menurutnya, tanaman Matoa disamping buahnya enak dimakan dan kaya akan manfaat, kayu pohon Matoa ini juga disebut punya kualitas yang baik. Harga jual buah Matoa pun sangat menjanjikan.

Tanaman Matoa dinilai sangat tepat jadi pilihan petani untuk ditanam berdampingan dengan tanaman jagung. Penanaman dengan catatan harus mengarah ke timur barat dengan jarak yang disarankan.

“Jarak tanam kita hantam 10×20, 10 jarak dan lorongnya 20. Dengan catatan penanamanya harus mengarah timur barat, karena kapan tidak mengarah timur barat, tidak jadi jagung.

Naik pohon, terlindungi jagung, tidak bisa tumbuh. Dua mater itu antaranya bisa, kalau 10:20 itu bisa tumbuh, “ungkapnya.

Tak hanya cocok berdampingan dengan tanaman Jagung, Matoa juga disebut bisa tumbuh berdampingan dengan tanaman seperti Kopi.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Ulaweng, AM Aryananda berharap ada win-win solution untuk menggalakkan penghijauan hutan di wilayahnya. Win-win solution ini diharap bisa berdampingan dengan tanaman jagung yang menjadi komoditi petani.

Baca Juga:  MasseppE, Cara Asyik Petani di Bone Silaturahmi Sambil Cuan Usai Lebaran Idulfitri

“Jadi kita harap ada win-win solution untuk penghijauan. Semoga ada win-win solution untuk penghijauan dan tidak mengganggu penghasilan masyarakat, “ungkap Camat Ulaweng AM Aryananda saat hadiri Sosialisasi Penyadartahuan Kerusakan Hutan di Bone di Balai Desa Cani Sirenreng, Senin (18/5/2026).

Sepengetahuan Camat, tanaman jagung seringkali dianggap tidak bisa tumbuh subur jika berdampingan dengan pohon yang pada umumnya ditanam untuk penghijauan. Anggapan ini juga dipahami oleh sebagian besar petani jagung di wilayah tersebut.

“Jadi kita harap ada win-win solution, tanaman apa yang bisa berdampingan dengan tanaman jagung, (supaya penghijauan jalan, penghasilan masyarakat tak terganggu), “ungkapnya Aryananda.

Lebih lanjut Aryananda mengatakan, antusiasme petani menanam jagung di kecamatan Ulaweng terbilang tinggi. Olehnya itu, ia menilai sangat penting dibarengi kesadaran untuk tetap menjaga keseimbangan alam, agar aktivitas menanam jagung tetap jalan dan keseimbangan alam terjaga.

Baca Juga:  Bupati Bone Panen Perdana Jagung Raja di Ulaweng, Hasilkan 12 Ton Per Hektar

Menurutnya, kesadaran akan pentingnya pola pikir penghijauan hutan atau pelestarian alam sangat penting ditanamkan pada diri tiap masyarakat. Sebab kata dia, alam yang tidak terjaga, lambat laun akan berdampak buruk pada kehidupan bermasyarakat.

“Memang sekarang kita belum begitu rasakan dampaknya, tapi lama kelamaan akan terasa dampaknya, kita akan susah dapatkan air dan lain sebagainya. Jadi kalau bukan kita rawat hutan, lingkungan ta, siapa lagi, “ungkapnya.

” Semoga ada win-win solution untuk penghijauan dan juga tidak mengganggu penghasilan masyarakat, “pungkasnya.

Kepala Seksi Wilayah I Gakkumhut Sulawesi, Abdul Waqqas mengapresiasi apa yang disampaikan Camat Ulaweng. Menurutnya, apa yang disampaikan, sangat menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan