Daerah

Bandara Arung Palakka Kian Diminati, Wabup Bone Dorong Penguatan Subsidi Penerbangan

84
×

Bandara Arung Palakka Kian Diminati, Wabup Bone Dorong Penguatan Subsidi Penerbangan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya dalam menjaga konektivitas transportasi udara di Sulawesi Selatan. Komitmen itu ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., pada rapat koordinasi Evaluasi Kegiatan Subsidi Penerbangan Tahun Anggaran 2026 dan Persiapan Pelaksanaan Subsidi Penerbangan Tahun Anggaran 2027 di Makassar, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Toraja Room, Gedung A Lantai 1 Kantor Gubernur Sulawesi Selatan itu dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulsel, Ishak Iskandar.

Ishak Iskandar menegaskan bahwa program subsidi penerbangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas antarwilayah, khususnya daerah yang masih membutuhkan dukungan akses transportasi udara.

“Subsidi penerbangan ini sangat penting untuk menjaga konektivitas dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Karena itu dibutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pihak bandara, dan maskapai agar layanan penerbangan tetap berjalan optimal dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pesan Gubernur Sulsel di HKN ke-61 : Jasa Tenaga Kesehatan Tak Ternilai

Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung peningkatan fasilitas penunjang transportasi udara agar konektivitas penerbangan di Sulawesi Selatan semakin berkembang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, mengatakan Pemkab Bone telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mendukung peningkatan jumlah penumpang serta mempermudah akses masyarakat menuju bandara.

“Langkah kami ke depan adalah menyiapkan dua kendaraan operasional, masing-masing di Bandara Arung Palakka Bone dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, agar mobilitas masyarakat maupun ASN yang melakukan perjalanan dinas menjadi lebih mudah dan terintegrasi,” kata Andi Akmal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap konektivitas penerbangan yang dinilai sangat membantu masyarakat Bone.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajaran karena konektivitas penerbangan ini sangat memudahkan masyarakat untuk saling mengunjungi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap, jika konektivitas ini terus berjalan baik, akan semakin banyak investor masuk ke Bone, apalagi dengan adanya penambahan runway di Bandara Arung Palakka,” lanjutnya.

Baca Juga:  Andi Islamuddin, Andi Asman hingga Ambo Dalle Lepas Jasad Kades Kajaolaliddong

Sementara itu, Komisaris PT Surya Mataram Nusantara selaku maskapai Fly Jaya, Ady Iktimal Shihab, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan performa rute penerbangan Bone cukup menjanjikan dibanding sejumlah rute lain.

“Kami salut dan takjub karena rute Bone-Morowali justru lebih baik dibanding Makassar-Morowali berdasarkan hasil evaluasi kami,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah minimnya transportasi lanjutan dari bandara menuju daerah tujuan masyarakat.

Karena itu, pihaknya mengusulkan adanya layanan kendaraan lanjutan seperti Damri dengan rute Bone dan Wajo untuk mendukung mobilitas penumpang.

Direktur Niaga Fly Jaya, Ary Mercianto, menambahkan bahwa menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, tingkat pemesanan tiket menuju Kabupaten Bone mengalami lonjakan signifikan.

Baca Juga:  Wabup Suaib Optimistis Huntap di Porodoa Selesai November 2021

Ia menyebut sejumlah rute strategis seperti Kendari-Bone, Balikpapan-Bone, dan Morowali-Bone mencatat tingkat keterisian penumpang hingga mendekati 97 persen.

“Tingginya okupansi penerbangan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi udara menuju Bone terus meningkat dan memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin strategis turut dibahas, di antaranya keterbatasan anggaran subsidi penerbangan Pemprov Sulsel Tahun 2026, peningkatan keterisian penumpang, kesiapan sharing cost antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, hingga persiapan pelaksanaan subsidi penerbangan Tahun Anggaran 2027.

Pemkab Bone berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pihak bandara, dan maskapai penerbangan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan layanan transportasi udara di Sulawesi Selatan.

Dengan dukungan subsidi penerbangan serta pengembangan fasilitas Bandara Arung Palakka, konektivitas udara di Kabupaten Bone diharapkan semakin meningkat dan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan