Sulsel

Waspada! Penipu Catut Nama Wagub Sulsel Lewat WhatsApp

40
×

Waspada! Penipu Catut Nama Wagub Sulsel Lewat WhatsApp

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital yang mencatut nama Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, melalui aplikasi WhatsApp dan platform digital lainnya.

Pelaku menggunakan akun WhatsApp dengan foto profil mirip Wagub Sulsel serta menyebarkan flyer bertuliskan “Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman” disertai tagar #Danabantuan2026 untuk meyakinkan calon korban.

Dalam aksinya, pelaku menawarkan bantuan dana sebesar Rp50 juta dan meminta korban mengirimkan data pribadi, seperti nama, alamat, nomor rekening, hingga identitas bank.

Tak hanya itu, pelaku juga diduga memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membuat rekaman suara yang menyerupai suara Wakil Gubernur Sulsel guna memperkuat tipu daya.

Baca Juga:  PT Patria Wisata Masuk Top 9 Nasional, Catat 713 Jamaah Haji 2025

Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan tindakan tersebut merupakan bentuk penipuan digital yang meresahkan masyarakat.

“Ini merupakan hal yang tidak bisa ditolerir karena mencatut nama orang, apalagi seorang pejabat atau figur berpengaruh, yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan penipuan terhadap masyarakat,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Pemprov Sulsel meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pesan, panggilan telepon, maupun voice note yang mengatasnamakan pejabat pemerintah dan menawarkan bantuan atau meminta data pribadi.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menerima pesan mencurigakan serupa. Pemprov Sulsel menegaskan seluruh komunikasi resmi pemerintah hanya dilakukan melalui kanal resmi yang dapat diverifikasi dan tidak pernah meminta data pribadi maupun transfer dana melalui akun WhatsApp pribadi pejabat.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan

(Ju)*

Tinggalkan Balasan