KABARTA.ID, BONE— Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajaran pejabat lingkup Pemkab Bone, Rabu pagi (31/12/2025).
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II, Administrator (Eselon III), hingga Pengawas (Eselon IV).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.
Informasi yang dihimpun kabarta.id, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA lewat di Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Kota Watampone.
Sejumlah pejabat yang akan dilantik tampak telah memenuhi ruangan sebelum kegiatan dimulai.
Mutasi kali ini merupakan yang kelima sejak pasangan Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin memimpin Kabupaten Bone. Sebelumnya, pemerintah daerah telah beberapa kali melakukan rotasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari penataan birokrasi dan penguatan kinerja pemerintahan.
Dalam keterangannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja yang objektif dan terukur. Evaluasi tersebut mencakup jajaran Eselon II, Eselon III, khususnya kepala dinas dan camat, yang dinilai oleh tim independen.
“Mulai dari Kepala OPD Eselon II dinilai oleh tim independen. Hasil penilaian evaluasi kinerja dan strategi tahun 2025 semuanya ada standarnya, dan itu dilakukan oleh tim independen,” ujar Bupati Bone di sela sela menerima kunjungan Kepala Kemanag Bone di Rujab Bupati Bone.
Ia menjelaskan, para pejabat telah diberikan kesempatan untuk memaparkan kinerja masing-masing sebelum dilakukan penilaian. Hasil evaluasi tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk rapor kinerja.
“Kemarin rapornya sudah kita serahkan. Ada yang nilainya merah, tentu itu kita evaluasi dan kita ganti,” tegasnya.
Menurut Bupati, rapor kinerja tersebut disusun berdasarkan peringkat, mulai dari nilai tertinggi hingga terendah, sehingga seluruh jajaran dapat dievaluasi secara menyeluruh dan transparan.
Meski demikian, Bupati Bone menyebutkan bahwa secara umum kinerja Pemerintah Kabupaten Bone menempati peringkat ketiga terbaik se-Sulawesi Selatan. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup.
“Meskipun Bone berkinerja peringkat ketiga se-Sulawesi Selatan, kita ingin Bone lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya.
(Ju)*











