Daerah

Fraksi PKS Tekankan APBD 2026 Prioritaskan Kesehatan, Infrastruktur Dasar, dan Pemberdayaan

118
×

Fraksi PKS Tekankan APBD 2026 Prioritaskan Kesehatan, Infrastruktur Dasar, dan Pemberdayaan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— DPRD Kabupaten Bone menggelar rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Bone, Minggu (30/11/2025).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan didampingi Wakil Ketua Khairil Amran dan Muh. Asrullah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., Pj Sekretaris Daerah Bone Andi Saharuddin, S.STP., M.Si, para anggota DPRD, kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Bone.

Dalam pandangan akhir fraksi, Fraksi PKS DPRD Bone melalui juru bicara Andi Maulana menegaskan bahwa APBD Bone 2026 harus mengutamakan peningkatan kualitas belanja publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

Baca Juga:  Setelah Memastikan Hunian Tetap Bagi Korban Banjir Bandang, IDP Mulai Fokus Benahi Rujab Bupati Luwu Utara.

“APBD 2026 harus memprioritaskan peningkatan kualitas belanja publik, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, serta pengurangan belanja yang tidak memberi dampak signifikan bagi masyarakat,” tegas Andi Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penanganan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan sosial. Selain itu, Fraksi PKS mendorong penguatan program pemberdayaan masyarakat desa serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui pengawasan internal dan eksternal yang efektif.

Sementara itu, dalam pendapat akhir terkait Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Fraksi PKS menyampaikan bahwa sektor peternakan harus dikembangkan secara terintegrasi dengan dukungan budidaya ternak yang berkelanjutan.

“Perlu adanya sinkronisasi data ternak, produksi, dan pemasaran agar potensi peternakan Bone dapat memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah,” ujar Andi Maulana.

Baca Juga:  Bangun Sinkronisasi Rencana Induk SPBE, Pemda Lutra dan ITS Surabaya Teken MoU

Ia juga menyoroti kesiapsiagaan penanganan penyakit hewan, termasuk antraks dan penyakit menular lainnya yang harus mendapatkan perhatian serius melalui sistem pengawasan dan respons cepat berbasis daerah.

Rapat paripurna ditutup dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi dan penegasan komitmen bersama dalam pembahasan lanjutan penetapan Ranperda dimaksud.

Fraksi PKS DPRD Bone diketuai Zaenal Takdir, anggota Andi Maulana, Andi Nur Jaya, Yuyun Adriani.

 

(Ju)*