KABARTA.ID, BONE— Polres Bone menindaklanjuti laporan Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone Andi Takdir terhadap oknum anggota Polres Bone.
Ketua PPDI Bone Andi Takdir melaporkan dugaan penghinaan yang dialaminya oleh terduga oknum Buser Polres Bone, Aiptu L.
Paur Humas Polres Bone AKP Rayendra menanggapi laporan ini, pihak kepolisian Polres Bone memastikan bahwa kasus tersebut sedang dalam proses penanganan.
“Terima kasih atas laporannya. Atas laporan pengaduan tersebut, akan segera ditindaklanjuti,” kata AKP Rayendra.
Diketahui bahwa oknum yang dilaporkan adalah Aiptu L. Pihak kepolisian Polres Bone menyatakan bahwa yang bersangkutan akan dipanggil dan dimintai keterangan terkait dugaan tindakan tidak pantas tersebut.
“Yang bersangkutan akan dipanggil dan dimintai keterangan terkait tindakan menyita dan mengamankan kendaraan roda dua serta mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas,”tambahnya.
Setelah insiden tersebut, Andi Takdir mengadu kepada Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Muh. Tawil, S.Sos., yang akhirnya memerintahkan pengembalian motor kepada Lel. Anto.
Merasa dihina dan dilecehkan, Andi Takdir kemudian melaporkan Aiptu L ke Sipropam Polres Bone untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Saat ini, laporan terhadap Aiptu L sedang ditangani oleh Provost Polres Bone untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menangani kasus ini secara profesional.
Sebelumnya, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone mendatangi Polres Bone.
Puluhan penyandang disabilitas Bone mendatangi Mapolres Bone, Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kota Watampone, Selasa (25/3/2025).
Ketua PPDI Bone Andi Takdir menyebut pihaknya melaporkan oknum Buser Polres Bone.
“Kita melaporkan oknum Buser Bone yang mengatai-ngatai kami disabilitas orang gila di depan Polsek kemarin,” kata Andi Takdir.
(Aj)