Daerah

Kebakaran Melanda Sejumlah Wilayah di Bone, Dua Rumah di Palakka Ludes Terbakar

96
×

Kebakaran Melanda Sejumlah Wilayah di Bone, Dua Rumah di Palakka Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID,BONE— Sejumlah titik kebakaran melanda Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Senin (19/10/2026). Kebakaran terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari rumah warga di Kecamatan Palakka hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbatasan Kecamatan Tellu Siattinge, Ulaweng, dan Amali.

Salah satu kebakaran terjadi di Desa Passippo, Kecamatan Palakka, pada Senin malam. Dalam peristiwa tersebut, dua rumah warga dilaporkan hangus terbakar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar Bone, Ir. Akbar, S.T., M.T., membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Senin malam.

“Barusan kami balik dari lokasi, ada dua rumah warga yang terbakar di Palakka,” kata Akbar.

Ia juga menyebutkan bahwa Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, turun langsung meninjau lokasi kebakaran untuk melihat kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Pengelolaan DD Mattirobulu Bermasalah, Cabjari Lapri Tingkatkan ke Tahap Penyidikan

Selain kebakaran rumah di Palakka, kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di kawasan perbatasan Kecamatan Tellu Siattinge, Ulaweng, dan Amali. Kobaran api di kawasan tersebut menjadi salah satu titik kebakaran lahan yang cukup parah.

Kebakaran juga dilaporkan terjadi di kawasan Wae Kecce’e, Kecamatan Lapri, serta Kecamatan Sibulue.

Rentetan kejadian tersebut membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bone dilanda kebakaran dalam sehari. Kondisi ini menjadi perhatian, terutama terkait upaya penanganan dan pencegahan agar api tidak meluas ke kawasan permukiman maupun lahan lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lengkap mengenai total kerugian material, luas lahan yang terdampak, penyebab kebakaran, maupun ada atau tidaknya korban jiwa.

Baca Juga:  Bupati Bone Minta Kualitas Pekerjaan Diperbaiki di Ruas Wellulang- Ulo

Penyebab masing-masing kebakaran masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan