Daerah

Ekonomi Bone Melejit di Era Beramal, Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 7, 8 Hingga 8 Persen

77
×

Ekonomi Bone Melejit di Era Beramal, Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 7, 8 Hingga 8 Persen

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Kabar menggembirakan datang bagi Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin(Beramal).

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone pada 2026 diproyeksikan mencapai 7,8 hingga 8 persen, menjadi capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi kado istimewa bagi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang genap berusia 48 tahun pada 4 Juni 2026.

Data yang dihimpun menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi Bone terus mengalami peningkatan. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,4 persen, kemudian naik menjadi 6,03 persen pada 2025. Sementara pada 2026, angka pertumbuhan diperkirakan menembus kisaran 7,8 hingga 8 persen.

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung yang terus menunjukkan perkembangan positif. Selain sektor pertanian yang masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah, pembangunan infrastruktur yang masif di berbagai wilayah turut memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Job Fair Sulsel 2025 Sediakan 2.000 Lowongan Kerja, Resmi Dibuka Gubernur

Perbaikan kualitas jalan, penguatan konektivitas antarwilayah, serta pembangunan berbagai fasilitas penunjang ekonomi dinilai mampu memperlancar distribusi barang dan jasa sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat. Kondisi tersebut juga mendorong tumbuhnya investasi di Kabupaten Bone.

Di sisi lain, iklim usaha yang semakin kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menunjukkan perkembangan yang signifikan melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan yang dijalankan pemerintah daerah.

Kehadiran UMKM tidak hanya menciptakan pelaku usaha baru, tetapi juga memperkuat daya saing usaha yang telah ada. Sektor ini menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  KPU Bone Ajak Jurnalis dan Pegiat Sosial Media Sebarluaskan Pemilu 2024

Pada sektor primer, Kabupaten Bone terus mencatatkan kinerja positif. Produksi pertanian dan perkebunan mengalami peningkatan seiring dukungan program pemerintah dalam peningkatan produktivitas lahan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan infrastruktur pertanian.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Bone terus memberikan kontribusi penting terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. Kondisi serupa juga terjadi pada sektor perikanan dan peternakan yang menunjukkan peningkatan produksi dan aktivitas usaha masyarakat.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang terus membaik merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone terus membaik. Infrastruktur kita genjot, iklim usaha semakin kondusif, UMKM terus bertumbuh, dan produksi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta peternakan juga semakin meningkat. Ini menjadi modal besar bagi Bone untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Luwu Utara Terima Anggaran Rp 44,8 Milyar untuk Pembangunan 897 Unit Huntap

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bone semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi terbaik di Sulawesi Selatan. Jika tren positif pada triwulan pertama dapat dipertahankan hingga akhir tahun, target pertumbuhan ekonomi di kisaran 7 hingga 8 persen dinilai sangat realistis untuk dicapai.

Capaian ini menjadi simbol keberhasilan pembangunan daerah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Bone yang terus berkolaborasi mewujudkan visi Bone Maberre yang maju, mandiri, berkeadilan, dan berdaya saing.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan