Daerah

Wabup Bone Buka Sertifikasi 200 Tenaga Kerja Konstruksi Proyek Sekolah Rakyat Sulsel

63
×

Wabup Bone Buka Sertifikasi 200 Tenaga Kerja Konstruksi Proyek Sekolah Rakyat Sulsel

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE — Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, resmi membuka kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) bagi tenaga kerja konstruksi strategis jenjang 1 hingga 7 pada proyek APBN, APBD, dan BUJK swasta dalam pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang digelar di lokasi Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 2, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur tersebut merupakan bagian dari Program Dukungan Manajemen Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi, khususnya pada proyek-proyek strategis pemerintah maupun swasta.

Sebanyak 200 tenaga kerja konstruksi mengikuti proses sertifikasi yang dilaksanakan langsung di area proyek pembangunan. Para asesor nantinya turun langsung ke titik kerja masing-masing peserta untuk melihat keterampilan serta melakukan wawancara kompetensi di lapangan.

Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ahmad N. Damopoli, mengatakan pelaksanaan sertifikasi tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pembangunan proyek.

“Peserta kurang lebih 200 orang dari berbagai jabatan kerja konstruksi. Sertifikasi ini tidak mengganggu pekerjaan mereka karena peserta tetap bekerja di titik masing-masing. Nantinya asesor yang akan mendatangi langsung lokasi kerja untuk melihat keterampilan dan melakukan wawancara terkait kompetensi masing-masing tenaga kerja,” ujarnya.

Baca Juga:  Lagi, Baznas Bone Salurkan Bantuan Modal Usaha di Desa Mallari

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Afandi Andi Basri, menyebut kegiatan sertifikasi menjadi bagian penting dalam menjamin mutu dan standar pekerjaan konstruksi yang berkelanjutan.

Menurutnya, sertifikasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi yang kompeten dan profesional.

Ia menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone merupakan bagian dari program strategis nasional yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Harapannya, fasilitas pendidikan ini mampu menjadi sarana meningkatkan derajat masyarakat miskin melalui pendidikan,” katanya.

Di Kabupaten Bone, kata dia, akan dibangun fasilitas lengkap mulai dari SD, SMP, SMA, asrama, dapur hingga masjid dengan target penyelesaian pada akhir Juni mendatang.

Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Moh. Hasbi Assidiqi, menekankan pentingnya sertifikasi sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap kompetensi tenaga kerja konstruksi.

Baca Juga:  Misi Kemanusiaan di Selayar Selesai, Brimob Bone Kembali Ke Mako 

“Ke depan dunia konstruksi akan semakin ketat. Setiap tenaga kerja harus memiliki pengakuan kompetensi melalui sertifikat resmi. Ketika pekerja memiliki sertifikat, maka negara mengakui kapasitas dan keahliannya dalam bidang konstruksi,” ungkapnya.

Ia menambahkan pelatihan dan sertifikasi tersebut sepenuhnya difasilitasi Balai Jasa Konstruksi sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi di daerah.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, Kasdar, menegaskan bahwa sertifikasi tenaga kerja konstruksi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

“Setiap tenaga kerja konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja. Kompetensi itu bukan hanya soal kemampuan bekerja atau skill, tetapi juga pengakuan legalitas dari negara,” tegasnya.

Kasdar juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri bagi seluruh pekerja konstruksi di lapangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Balai Prasarana Strategis, para asesor, serta seluruh pihak yang bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bone dalam pelaksanaan sertifikasi tersebut.

Baca Juga:  Dinas Perikanan dan Pertanian Pemkot Makassar Kunjungi Inovasi Getar Dilan dan Pojok Bisa

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia.

“Yang kita bangun di sini bukan sekadar gedung sekolah, tetapi masa depan dan harapan anak-anak kita. Kehadiran Sekolah Rakyat ini menjadi bentuk nyata negara hadir untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk terus meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi tersertifikasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Kami memiliki target ke depan minimal ada 10 tenaga kerja konstruksi tersertifikasi di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bone. Ini langkah besar untuk menciptakan SDM konstruksi yang kompeten sehingga ketika ada proyek pemerintah maupun swasta, tenaga kerja lokal kita sudah siap bersaing,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone, Plh. Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, para asesor, Camat Tanete Riattang Timur, pekerja konstruksi, serta tamu undangan lainnya.

(Ju)*

Tinggalkan Balasan