Peristiwa

Kesaksian Warga Saat Kebakaran Hebat di Desa Lilina Ajangale, Hanya Mampu Selamatkan Tangki Semprot

68
×

Kesaksian Warga Saat Kebakaran Hebat di Desa Lilina Ajangale, Hanya Mampu Selamatkan Tangki Semprot

Sebarkan artikel ini

Korban Butuh Uluran Tangan

Oplus_131072

Warga mengungkap kesaksian hanya mampu selamatkan tangki semprot saat kebakaran hebat melanda rumah panggung di Desa Lilina Ajangale Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Jumat sore (10/4/2026).

“Hanya Tangki bisa diselamatkan, yang lain hangus terbakar, ” ungkap warga yang enggan disebut namanya dengan bahasa bugis di lokasi kebakaran di Dusun Sura Desa Lilina Ajangale, Sabtu (11/4/2026).

Menurut warga di TKP, hanya beberapa menit, si jago merah menghanguskan seisi rumah panggung milik Badaruddin tersebut. Sehingga warga tak kuasa menyelamatkan barang berharga di rumah itu.

Patauan media, korban kini tinggal di tenda darurat di sekitar TKP kebakaran. Tenda darurat dari BPBD- Dinsos Bone juga terlihat sudah terpasang di lokasi.

Baca Juga:  BREAKING NEWS : Warga Cenrana Dikabarkan Hilang Usai Lompat ke Sungai

Di tenda, korban Badaruddin bersama istrinya masih terlihat sering duduk diam merenungi apa yang menimpanya. Mereka membutuhkan perhatian dan atau uluran tangan dari berbagai pihak.

Masyarakat juga tampak memberi dukungan dengan membersamai korban di bawah tenda. Sejumlah pihak juga disebut telah datang memberi bantuan.

Diberitakan sebelumnya, si jago merah menghanguskan rumah panggung hingga rata dengan tanah di Desa Lilina Ajangale Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone, Jumat sore (10/4). Akibat kejadian ini kerugian materil ditaksir Rp160 juta.

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar saat dikonfirmasi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kebarakan rumah panggung milik Badaruddin (64) di Dusun Sura Desa Lilina Ajangale Kecamatan Ulaweng Bone.

Baca Juga:  Polres Bone Amankan Pelaku Pencurian Sapi Betina, Sempat Diperjualbelikan

“Kerugian materi ditaksir sekitar Rp.160.000.000,”ungkap Ray sapaan akrab Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Mukchtar dalam keterangan kepada wartwan, Jumat malam (10/4/2026).

Lebih lanjut Iptu Rayedra menyebutkan, sumber kebakaran diduga dari adanya korseleting listrik sehingga menimbulkan percikan api dan menjalar ke seluruh bagian rumah yang mengakibatkan rumah korban terbakar rata dengan tanah.

Kobaran api baru dapat dipadamkan setelah datang dua unit mobil Damkar Pemda Bone dan dibantu oleh masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan