Daerah

Jumlah Arus Mudik Bajoe – Kolaka Capai 12.507 Penumpang, Kendaraan Tembus 3.747 Unit

40
×

Jumlah Arus Mudik Bajoe – Kolaka Capai 12.507 Penumpang, Kendaraan Tembus 3.747 Unit

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE — Arus mudik melalui Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, mencatat lonjakan signifikan pada periode Lebaran 2026. Total penumpang yang menyeberang menuju Kolaka mencapai 12.507 orang, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain penumpang, jumlah kendaraan yang ikut menyeberang juga mengalami peningkatan.

Tercatat sebanyak 3.747 unit kendaraan didominasi sepeda motor sebanyak 2.415 unit. Sementara itu, mobil pribadi mencapai 785 unit, truk 449 unit, dan bus sebanyak 49 unit.

General Manager ASDP Bajoe, Anom Sadayu, mengatakan peningkatan ini sudah diprediksi seiring tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran.

Menurutnya, kepadatan terjadi sejak beberapa hari terakhir, terutama menjelang puncak arus balik yang diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Baca Juga:  BREAKING NEWS : Tim Vaksinasi RS M Yasin Laka Tunggal di Lapri, Belasan Petugas Luka-Luka

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak ASDP melakukan penyesuaian jadwal pelayaran dengan menambah jumlah trip penyeberangan dari Pelabuhan Bajoe ke Kolaka.

“Dalam kondisi normal terdapat tiga trip penyeberangan setiap hari. Namun, melihat tingginya volume penumpang dan kendaraan, kami menambah menjadi empat trip untuk mengurai antrean,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menegaskan, langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik tanpa harus menunggu lama di pelabuhan.

Pihak ASDP juga memastikan seluruh armada kapal dalam kondisi siap operasi serta mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan selama proses penyeberangan.

Dengan penambahan trip tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Bajoe dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarwilayah.

Baca Juga:  Pangkep Inventarisasi Naskah Kuno, Selamatkan Warisan Budaya Nusantara

(Ju)*

Tinggalkan Balasan