Daerah

Semen Tonasa Tegaskan Budaya K3, Tutup Bulan K3 Nasional 2026 dengan Peluncuran Aturan Keselamatan Baru

107
×

Semen Tonasa Tegaskan Budaya K3, Tutup Bulan K3 Nasional 2026 dengan Peluncuran Aturan Keselamatan Baru

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID,PANGKEP— PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penutupan Bulan K3 Nasional 2026 Semen Indonesia Group yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat perusahaan, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian agenda sekaligus momentum memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

Acara ini dihadiri Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, serta Direktur Operasi PT Semen Tonasa, Mochamad Alfin Zaini. Selain itu, Nurchahyo Utomo, Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia, hadir sebagai pembicara utama dalam webinar SELARAS (SHE Learn & Share) bertajuk “To Err is Human”.

Kegiatan ini juga diikuti perwakilan Basarnas Makassar, Damkar Pangkep, peserta SIG Meeting dan SIG Challenge, serta insan SIG yang berpartisipasi secara langsung maupun daring.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Personelnya Dalam Pengamanan PON XX 2021, Ini Yang Dilakukan Danyon C Pelopor

Ketua Panitia Bulan K3 2026, Yosi Reapradana, menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 merupakan sarana penting untuk memperkuat kesadaran dan penerapan keselamatan kerja secara menyeluruh.

“Melalui momentum ini, manajemen berharap seluruh karyawan semakin menjadikan K3 sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kewajiban. Dengan demikian, lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan dapat terwujud,” ujarnya.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan aset paling berharga bagi perusahaan. Menurutnya, keberhasilan teknologi dan program keselamatan sangat bergantung pada kesadaran individu dalam menerapkannya.

“Target produksi dan kinerja keuangan memang penting, tetapi keselamatan tenaga kerja harus menjadi prioritas utama. Kita harus memastikan setiap insan perusahaan tetap aman dan terlindungi,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Indah Minta Pengembangan 3 UPBU di Luwu Utara Jadi Perhatian Serius

Sementara itu, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, menyebut Bulan K3 Nasional menjadi momen evaluasi dan refleksi atas implementasi keselamatan kerja di seluruh unit operasional. Ia mengungkapkan bahwa pada 2025, SIG berhasil mencatatkan capaian zero recordable fatality di seluruh operasional perusahaan.

“Capaian kinerja tidak akan berarti jika harus dibayar dengan kehilangan nyawa. Oleh karena itu, partisipasi aktif dan kepemimpinan dalam keselamatan harus terus diperkuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan juga meluncurkan 20 Corporate Life Saving Rules terbaru sebagai upaya memperkuat sistem keselamatan berbasis risiko. Selain itu, diperkenalkan desain wearpack baru berwarna biru dan hijau yang merepresentasikan komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan. Peluncuran ditandai dengan pemakaian simbolis kepada perwakilan karyawan, disertai penyerahan penghargaan SHE Challenge dan lomba Bulan K3 2026.

Baca Juga:  Legislator Perempuan Andi Purnamasari Rayakan HUT Ke-80 RI di Pedalaman Desa Sadar

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan bendera pelaksanaan Bulan K3 Nasional berikutnya kepada PT Semen Baturaja yang akan menjadi tuan rumah selanjutnya.

Dengan berakhirnya rangkaian Bulan K3 Nasional 2026, PT Semen Tonasa menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan nilai utama yang menjadi landasan keberlanjutan dan kinerja perusahaan.

(MUN)*