Headlines

Bantuan Alsintan Disalurkan Capai 120 Miliar, Gubernur Sulsel Minta Tidak Disalahgunakan

222
×

Bantuan Alsintan Disalurkan Capai 120 Miliar, Gubernur Sulsel Minta Tidak Disalahgunakan

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, MAKASSAR— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp120 miliar kepada ratusan kelompok tani di berbagai daerah.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bantuan tersebut wajib dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan petani dan tidak boleh diperjualbelikan.

Penegasan itu disampaikan Andi Sudirman saat menyerahkan ribuan unit alsintan kepada kelompok tani, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Sulsel dan Kabupaten Maros, di Gudang Alsintan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel, Jalan Andi Pettarani, Kabupaten Maros, beberapa waktu lalu.

“Kita menyalurkan bantuan dengan total sekitar Rp120 miliar, yang bersumber dari APBN dan juga APBD Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga:  Kebakaran di Cenrana, Tiga Rumah Ludes

Bantuan alsintan tersebut diterima oleh 812 kelompok tani yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Adapun jenis alsintan yang diserahkan meliputi 47 unit combine harvester, 145 unit hand traktor, 8.655 unit handsprayer, 175 unit traktor roda empat, serta 11 unit cultivator.

Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan alsintan secara bertanggung jawab agar benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian. Ia mengingatkan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak mana pun.

“Harapan kita, alsintan ini dimanfaatkan oleh petani, tidak diperjualbelikan, dan digunakan secara adil oleh ketua serta anggota kelompok tani. Ini bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan Presiden Prabowo,” tegasnya.

Menurut Andi Sudirman, modernisasi pertanian melalui dukungan alsintan menjadi salah satu strategi utama Pemprov Sulsel dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Penggunaan alat pertanian modern diyakini dapat mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, serta meningkatkan hasil panen.

Baca Juga:  Bone Raih Peringkat 10 Nasional, Bupati Andi Asman Sulaiman Bawa Pulang Penghargaan Pengelolaan Sampah

“Bantuan ini merupakan hasil efisiensi dan relokasi anggaran belanja yang kurang mendesak, kemudian kita alihkan ke belanja yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Mudah-mudahan ke depan petani semakin terbantu dan Sulsel terus menjadi lumbung pangan,” pungkasnya.

(Ju)*