Daerah

2 Legislator Kajuara Desak Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa

270
×

2 Legislator Kajuara Desak Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE–– Dua legislator asal Kecamatan Kajuara menyuarakan aspirasi pembangunan jembatan penghubung antara Desa Mallahae dan Desa Polewali dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bone bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bone.

Rapat tersebut berlangsung di ruang Banggar DPRD Bone, Kota Watampone, Kamis (27/11/2025), pada pembahasan KUA-PPAS tahap II.

Para legislator berharap pembangunan jembatan Mallahae dapat masuk dalam alokasi anggaran 2026 dan menjadi solusi penghubung transportasi masyarakat Desa Mallahae-Polewali.

Pembangunan jembatan tersebut dinilai mendesak karena hingga kini akses kedua desa tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan melakukan mobilitas maupun aktivitas ekonomi sehari-hari.

Anggota Banggar DPRD Bone, Zaenal Takdir, menegaskan bahwa kebutuhan jembatan Mallahae menjadi harapan besar warga setempat.

Baca Juga:  Diterapkan Sejak 2018, Inovasi Kedai Bumil Efisienkan Anggaran Ratusan Juta

“Dua desa ini belum bisa diakses kendaraan roda empat. Masyarakat sangat membutuhkan jembatan itu,” tegas Ketua Fraksi PKS DPRD Bone tersebut.

 

Zaenal juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

Ia berharap pemenuhan akses di wilayah paling ujung Kecamatan Kajuara itu dapat menjadi perhatian serius.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Beramal Hari yang terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Maka oleh karena itu, kami meminta agar pembangunan jembatan di ujung Kajuara ini diperhatikan,” ujarnya.

Zaenal menyebut, setelah tahun sebelumnya DPRD bersama TAPD menganggarkan pembangunan ruas jalan SMA Kajuara yang kini hampir rampung, maka pembangunan jembatan menjadi prioritas berikutnya.

Baca Juga:  Hadiri Penandatanganan MoU Komisi Pengawas Persaingan Usaha RI, Suaib Mansur: Kita Ingin Hidupkan UMKM

Senada dengan itu, Legislator Kajuara lainnya, Bustanil Arifin, menegaskan bahwa jembatan tersebut menyangkut kebutuhan vital warga.

“Jembatan roda empat sangat dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

(Ju)*