KABARTA.ID, SINJAI— Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai mencatat adanya penurunan angka kemiskinan sepanjang tahun 2025.
Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin, menyebutkan bahwa data terbaru menunjukkan perbaikan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan hasil survei, persentase penduduk miskin (P0) pada tahun 2025 tercatat sebesar 7,41 persen, menurun dari 7,82 persen pada 2024. Penurunan sebesar 0,41 persen poin ini menjadi indikator positif membaiknya kondisi ekonomi di Sinjai.
“Jika dilihat dari data yang kami himpun, angka kemiskinan di Sinjai mengalami penurunan sekitar 0,41 persen poin dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsuddin, Kamis (13/11/2025).
Meski begitu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Sinjai mengalami sedikit kenaikan. Pada Agustus 2025, TPT tercatat 2,10 persen, naik dari 1,52 persen pada Agustus 2024.
“Memang ada sedikit kenaikan pada TPT tahun ini, namun secara umum kondisi ketenagakerjaan masih tergolong stabil. Kenaikan tersebut bisa dipengaruhi faktor musiman dan peningkatan jumlah angkatan kerja baru,” jelasnya.
Syamsuddin menambahkan, penurunan angka kemiskinan tidak lepas dari membaiknya aktivitas ekonomi lokal, tumbuhnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta beragam program pemberdayaan masyarakat yang digerakkan oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah cukup aktif dalam memacu pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor produktif. Ini berdampak nyata pada turunnya angka kemiskinan di tahun 2025,” ujarnya.
BPS berharap tren positif tersebut dapat dipertahankan melalui sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Kami harap momentum ini bisa dijaga agar tingkat kemiskinan terus menurun dan lapangan kerja semakin luas di tahun-tahun mendatang,” tutup Syamsuddin. (Bgs)











