KABARTA.ID, BONE— Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Dandim Bone, sejumlah kepala dinas, dan anggota DPRD Bone menghadiri pesta rakyat di Desa Waji, Kecamatan Tellusiattinge, Kabupaten Bone, Jumat (31/10/2025).
Acara yang dikemas dalam nuansa tradisional itu berlangsung meriah. Pesta panen tersebut dirangkaikan dengan berbagai kegiatan budaya khas Bugis seperti mappadekko, mappadendang, dan mattimpanbubung, yang menggambarkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat desa.
Ketua Panitia Pelaksana, Hasyim, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan panen, tetapi juga bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap kearifan lokal.
“Acara ini adalah wujud syukur atas hasil panen yang melimpah. Selain itu, menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Bone yang telah meluangkan waktu untuk hadir bersama kami di momentum berkesan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Bone, A. Idris Rahman, yang turut hadir dalam acara tersebut, menilai kehadiran Bupati Bone sebagai bentuk nyata kedekatan pemerintah daerah dengan rakyat.
“Patut kita bangga, karena kehadiran Bupati di tengah-tengah kita menunjukkan komitmen beliau terhadap kesejahteraan rakyat. Program pertanian yang dijalankan pemerintah daerah telah banyak memberi manfaat. Saya mendukung penuh langkah Bupati Andi Asman Sulaiman untuk terus memperjuangkan kepentingan petani,” ungkap Idris.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan sektor pertanian untuk Kabupaten Bone terus mengalir dari berbagai pihak. “Tahun ini, bantuan dari Gubernur Sulsel mencapai lebih dari Rp500 miliar, belum termasuk bantuan dari Kementerian Pertanian. Ini bukti perhatian besar terhadap Bone,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Desa Waji yang tetap melestarikan tradisi lokal dan menjaga kekompakan dalam mengelola hasil panen.
“Momen seperti ini harus terus dijaga sebagai wujud rasa syukur dan ajang silaturahmi. Saya senang melihat masyarakat yang tetap menghargai budayanya. Pesta panen seperti ini bisa menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Bone sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani melalui berbagai program dan bantuan produktif.
“Insya Allah, kami akan terus memikirkan dan memperjuangkan bantuan agar Bone semakin maju dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.
Acara pesta rakyat ditutup dengan pertunjukan silat tradisional dan tabuhan lesung yang menambah kemeriahan suasana panen raya di Desa Waji, menandai sinergi antara pelestarian budaya dan semangat membangun pertanian di Kabupaten Bone.











