Daerah

IDSD Pangkep Naik Jadi 3,40, Pemkab Fokus Perkuat Pilar Kesehatan dan Pariwisata

80
×

IDSD Pangkep Naik Jadi 3,40, Pemkab Fokus Perkuat Pilar Kesehatan dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Workshop Diseminasi Pemanfaatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), Kamis (23/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati ini dihadiri Asisten II Setda Pangkep Kusmawaty, Kepala Bappelitbangda Iman Takbir, para camat, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bappelitbangda Pangkep, Iman Takbir, menyampaikan bahwa skor IDSD Kabupaten Pangkep mengalami peningkatan dari 2,90 pada tahun 2023 menjadi 3,40 pada tahun 2024. Meski masuk kategori sedang, capaian ini dinilai sebagai bukti kemajuan dalam kemandirian dan kemampuan daerah.

“Kami terus mendorong agar indeks daya saing daerah ini lebih optimal, karena yang diukur adalah outcome dari program-program yang telah dijalankan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Maros Pulang Kampung ke Bone, Buka Puasa Bersama Keluarga di Masago

Iman menjelaskan, IDSD dibangun dari 12 pilar utama yang dipetakan melalui kerja sama Pemkab Pangkep dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Beberapa pilar dilaporkan masih memiliki skor di bawah angka 3 dan menjadi prioritas perbaikan.

Salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah kesehatan. Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan akan berdampak langsung pada naiknya angka harapan hidup masyarakat.

“Kita berharap angka harapan hidup di Kabupaten Pangkep bisa lebih meningkat, sehingga pemenuhan standar pelayanan minimal di sektor kesehatan betul-betul optimal,” tegasnya.

Selain kesehatan, sektor pariwisata juga ditetapkan sebagai motor penggerak daya saing daerah. Iman menyebut sektor ini memiliki potensi besar karena didukung oleh kekuatan perikanan dan pertanian lokal.

Baca Juga:  Dewan dan Pemkot Bontang Sepakati APBD Perubahan Rp3,3 Triliun

“Kami berharap pariwisata bisa menjadi ikon daya saing berbasis pertanian dan perikanan, serta menggerakkan sektor jasa untuk mendongkrak PDRB,” tambahnya.

Dengan skor 3,40, Kabupaten Pangkep saat ini masih berada pada kategori sedang dalam indeks kemandirian daerah. Pemkab menargetkan peningkatan skor signifikan pada periode berikutnya melalui optimalisasi pilar-pilar yang masih lemah.

“Catatan penting bagi kami adalah bagaimana mendorong pilar-pilar yang masih rendah agar tidak hanya menghasilkan output, tetapi menghasilkan outcome yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tutup Iman Takbir.

(MUN)*