Daerah

Ini Makna Hari Santri Bagi Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman

158
×

Ini Makna Hari Santri Bagi Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, SINJAI–– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menyampaikan makna penting peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang jatuh pada Selasa, 22 Oktober 2025.

Politisi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Sinjai itu menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengenang, meneladani, serta meneguhkan kembali peran strategis santri dalam perjalanan sejarah bangsa.

“Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Kabupaten Sinjai, saya mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2025. Semoga semangat perjuangan dan pengabdian para santri menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus membangun bangsa yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan santri dan pesantren merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter bangsa. Santri tidak hanya fokus pada pendalaman ilmu agama, tetapi turut menjadi penguat nilai-nilai kebangsaan dan penjaga persatuan di tengah keberagaman.

Baca Juga:  Wabup Suaib Mansur Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Sabbang Selatan Luwu Utara

“Santri adalah penjaga moral bangsa. Mereka lahir dari tradisi keilmuan yang kuat, disiplin, dan penuh ketulusan dalam mengabdi. Nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi muda yang religius dan berintegritas,” tambah Andi Jusman.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran pesantren di daerah yang terus berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dan menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi umat.

Andi Jusman memastikan DPRD Sinjai akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong penguatan pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para santri.

“Kami di DPRD tentu berkomitmen memperjuangkan program yang berpihak pada penguatan pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para santri. Sebab kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Santri 2025, GP Ansor Bone Gelar Kemah Santri dan Apel “Jaga Kyai, Jaga Negeri”

Sebagai informasi, Hari Santri Nasional ditetapkan setiap 22 Oktober oleh pemerintah sebagai bentuk penghormatan terhadap peran besar ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(BGS)