Daerah

Legislator Bersitegang di Rapat Banggar DPRD Bone, Mic dan Cangkir Pecah

255
×

Legislator Bersitegang di Rapat Banggar DPRD Bone, Mic dan Cangkir Pecah

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, BONE— Rapat penyempurnaan hasil Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2025 di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bone, Senin (20/10/2025) sore.

Rapat dihadiri Banggar DPRD Bone bersama TAPD Bone.

Rapat sempat berlangsung ricuh setelah terjadi adu mulut antaranggota dewan.

Ketegangan bermula saat anggota Banggar, Andi Muhammad Salam atau Lilo AK, meminta Pendapatan Asli Daerah (PAD) dikembalikan ke angka awal sebesar Rp340 miliar.

Pandangan tersebut langsung dipotong oleh interupsi Hj. Adriani yang menilai target PAD lebih tinggi tidak menjadi masalah selama realistis dan terukur.

Interupsi itu membuat Lilo tersulut emosi. Perdebatan memanas, suara meninggi, dan beberapa anggota dewan berusaha menenangkan suasana.

Baca Juga:  Muhammad Fauzi Salurkan Bantuan ke Pesantren se Luwu Raya

Namun situasi justru kian panas ketika Lilo bersama Faisal dan H. Muhsin tampak menggebrak meja, disusul mendorong mikrofon.

Tak terima dengan aksi tersebut, Hj. Adriani ikut naik pitam dan dengan nada tinggi meminta agar meja tidak dipukul.

Sesaat kemudian, ia melempar cangkir ke lantai, membuat suasana rapat semakin tegang sebelum akhirnya ditenangkan oleh anggota lain.

Hj Adriani mengungkapkan bahwa kejadian itu menjadi dinamika rapat.

“Saya marah karena saya tidak mau ketika berbicara langsung pukul pukul meja,” kata Hj. Adriani usai rapat.

Kendati demikian, rapat tetap berlangsung hingga berkahir jelang Magrib.

Sementara itu Lilo AK menyebutkan dirinya meminta PAD tidak dinaikkan di perubahan. Lebih baik kembali pada target APBD pokok 340 Miliar.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

“Sementara tersisa hanya dua bulan,” katanya usai rapat.

(Ju)*