Daerah

Sekolah Rakyat Terintegrasi Pangkep Resmi Beroperasi

216
×

Sekolah Rakyat Terintegrasi Pangkep Resmi Beroperasi

Sebarkan artikel ini

KABARTA.ID, PANGKEP— Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kini memiliki Sekolah Rakyat Terintegrasi yang resmi beroperasi. Peresmian ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Kegiatan Guru (PKG) yang berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Pangkep, Selasa (30/9/2025).

Acara peluncuran dilakukan oleh Wakil Bupati Pangkep, Abd. Rahman Assegaf. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pemerataan pendidikan di Pangkep.

“Sekolah Rakyat ini program strategis nasional. Insyaallah, ini akan sangat berdampak positif agar anak-anak kita terus bersekolah,” ujar Rahman.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi, Marwah, menyampaikan bahwa pembentukan sekolah telah melalui sejumlah tahapan. Mulai dari pembentukan kepanitiaan yang melibatkan wali asuh, wali asrama, hingga dewan guru. Selain itu, proses registrasi siswa baru juga dilakukan dengan pendampingan orang tua serta pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Mahasiswa Bone Tolak Kenaikan Harga BBM, DPRD : Kami Akan Sampaikan ke Pusat

“Hari ini puncaknya dengan pembukaan oleh bapak Wakil Bupati. Kami sangat senang dengan peluncuran sekolah ini,” kata Marwah.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Pangkep pada tahap awal menerima sebanyak 100 siswa dengan dukungan 15 tenaga pengajar. Fasilitas yang disediakan juga terbilang lengkap, mencakup kebutuhan belajar hingga perlengkapan pribadi siswa.

“Setiap siswa mendapat tempat tidur dengan kasur, bantal, sprei, meja belajar, rak sepatu, hingga perlengkapan pribadi seperti sabun mandi, sabun cuci, deodoran, pasta gigi, gelas, dan piring. Bahkan satu anak disiapkan satu tempat sampah khusus,” jelas Marwah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kurikulum yang digunakan mengacu pada sistem nasional dengan tambahan multi-entry multi-exit. Jenjang pendidikan yang tersedia sementara hanya untuk tingkat SD dan SMP dengan empat ruang kelas. Jumlah tenaga pendidik sebanyak 15 orang, dan ke depan akan ditambah guru agama.

Baca Juga:  Pemkab Bone Kembali Raih WTP 8 Kali Berturut-turut, Bukti Sukses Penataan Keuangan Daerah 

Dengan fasilitas dan kurikulum yang terintegrasi, Sekolah Rakyat Pangkep diharapkan menjadi model pendidikan baru yang inklusif, nyaman, serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pangkep.

(MUN)*