KABARTA.ID, PANGKEP— Kuota pendaftaran Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pangkep tahun 2025 khusus Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah terpenuhi dengan total 105 orang pendaftar.
Kepala Sekolah SR Pangkep, Marwah, mengungkapkan bahwa rincian pendaftar terdiri dari 46 calon siswa SD dan 59 siswa SMP.
Sebelumnya, Kabupaten Pangkep mendapatkan jatah 4 kelas, yaitu 2 kelas untuk SD dan 2 kelas untuk SMP, dan para pelajar ini akan belajar di Sekolah Rakyat yang sudah disiapkan di Sekolah Rintisan Bontoa Minasatene dengan berbagai fasilitas.
Kepala Dinas Sosial Pangkep, Asykur Abu Bakar, berharap Sekolah Rakyat di Pangkep dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan Bupati Pangkep dan Presiden Prabowo.
Sekolah Rakyat memiliki kurikulum tersendiri yang menggabungkan pendidikan formal dengan pendidikan karakter, pendidikan asrama, dan pendidikan agama.
Kurikulum ini dirancang untuk fokus pada penguasaan literasi digital, penguasaan Bahasa Inggris, kewirausahaan, serta karakter kepemimpinan dan akhlak mulia.
Rencananya, Sekolah Rakyat Pangkep akan melakukan launching pada tanggal 30 September 2025 dan saat ini tim Sekolah Rakyat Pangkep menerima kunjungan dari Tim Kemensos untuk survei kesiapan proses pembelajaran dan fasilitas di sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SR Pangkep, Marwah, menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan tim PKH di lapangan untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar.
Pendaftaran Sekolah Rakyat di Pangkep dibuka untuk anak-anak yang kurang mampu dan putus sekolah, dengan harapan dapat memutus siklus kemiskinan dengan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat.
Sekolah Rakyat Pangkep akan didukung oleh 15 orang guru yang siap mengajar dan 7 orang lainnya dari luar Kabupaten Pangkep.
(MUN)*











