KABARTA.ID, BONE— Viral pengobatan yang dilakukan Samsurijal atau yang lebih dikenal sebagai Rijal Nebo dikecam.
Pasalnya, banyak kejanggalan dalam praktiknya. Termasuk pengakuan Rijal Nebo memasukkan jin yang kerap menganggu dalam botol.
Hal itu diungkapkan salah satu Warga Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, bernama, SY (43) keluhkan pengobatan yang dilakukan Rijal Nebo.
SY mengaku awal dirinya berkomunikasi dengan Rijal Nebo karena orang tuanya bernama, Sahrah (58) tengah terbaring sakit.
“Awalnya karena orang tua saya ini sudah lama sakit. Beberapa kali berobat medis namun belum juga sembuh. Hingga akhirnya saya menghubungi orang yang disebut pintar atau paranormal bernama Samsurijal Alis Rijal Nebo. Kalau di akun media sosialnya bernama Rijal Nebo,”kata SY diansir tribun, Rabu (18/12/2024)
Ia mengaku setelah berkomunikasi, Rijal Nebo kemudian menyampaikan, bahwa untuk diobati harus membayar uang panjar sebesar Rp3 juta.
Pada saat melakukan pengobatan metode yang digunakan Rijal Nebo mirip praktik hipnotis.
“Karena mama saya dia bilang kondisinya lagi lemah sehingga tidak bisa diobati secara langsung. Maka yang menjadi perantara adalah tante saya. Dia di sugesti dan dengan dibisik-bisik kemudian ditepuk,” terangnya.
Setelah melakukan pengobatan, Rijal Nebo kata dia mengatakan bahwa ibunya akan sembuh karena ada dua jin pengganggu yang telah ditangkap dan dimasukkan ke dalam botol.
Setelah itu saya diminta untuk membuang botol tersebut ke laut lepas di Pantai Bajoe.
“Namun nyatanya sampai saat ini mama saya malah sakitnya makin parah karena diminta minum obat yang pantangan sakit asam lambung,” ujarnya.
Hal yang membuat Syamsurijal yakin telah menjadi korban penipuan pelaku yakni ketika Rijal Nebo mengeluarkan obat dari tempatnya lalu meminta untuk membayar Rp6.720.000.
Sementara itu, Rijal Nebo dalam sebuah percakapan grup WA, mengaku membantah melakukan penipuan dengan praktik pengobatannya.
“Masalah biaya itu wajar karena kami semua tanggung Ketika mendatangi pasien, kalau masalah sembuh kita juga tidak janjikan karena kami hanya perantara untuk mengobati pasien,”kata Rijal.
(AJ)*