Advertorial

Sahib Sebut Butuh Pertimbangan Matang untuk Merealisasikan Kapal Cepat Bontang-Mamuju

529
×

Sahib Sebut Butuh Pertimbangan Matang untuk Merealisasikan Kapal Cepat Bontang-Mamuju

Sebarkan artikel ini

KABARTA ID, BONTANG — Wakili Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib menyebutkan rencana membuka rute kapal laut Bontang-Mamuju tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.

Perlu ada kajian kelayakan secara menyeluruh mulai dari saranan dan prasaran di Pelabuhan Loktuan dan pertimbangan bisnisnya.

“Wacana ini sebenarnya bagus, namun dilihat dulu, bagaimana kesiapan Pelabuhan Loktuan untuk tempat parkir karena sekarang saja rawan macet apalagi jika nanti ada kapal cepat Bontang dan Mamuju,”ungkapnya, Selasa (12/11/2024).

Dia mengatakan aktivitas bongkar muat barang dan penumpang saat kapal berlabuh sering terjadi kemacetan panjang.

Sehingga kedepannya, pemerintah harus mencari solusi agar aktivitas kapal tidak menimbulkan kemacetan dan mengganggu aktvitas masyarakat disana.

Baca Juga:  Irfan Harapkan Tiga Pimpinan DPRD Bontang Bekerja Secara Kolektif

“Kita tidak ingin setengah hati, maka pembukaan kapal cepat harus terlebih dahulu memenuhi standar pelayanan,”jelasnya

Selain itu, dia juga mengutarakan pentingnya kajian bisnis secara mendalam untuk mengetahui potensi untung dan rugi nantinya.

Karena menurut dia, Bontang bukan kota tujuan seperti Balikpapan dan Samarinda yang setiap saat ramai pendatang, sehingga nanti akan berdampak negatif pada kelanjutan kapal cepat ini.

“Semua pengusaha kapal mau untung, jangan sampai setelah beroperasi kapal cepat justru sepi pengunjung,”tukasnya.