KABARTA ID, BONTANG — Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menerima sejumlah laporan terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat dalam politik praktis.
Bahkan secara terang-terangan menghadiri kegiatan salah satu calon Walikota yang bersaing di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
“Saya mendapatkan laporan dari pesan WhatsApp baik gambar dan video, ada beberapa ASN bermain politik,”ungkapnya, Selasa (5/11/2024).
Kejadian ini, kata dia dapat menimbulkan perselisihan dan konflik antara para paslon karena ASN sudah tidak menjaga marwah sebagai abdi negara dan tidak netralitas dalam pilkada tahun ini.
“Ini sudah jelas-jelas sudah melakukan pelanggaran dan kami sebagai DPRD yang menjalankan fungsi pengawasan bisa saja melapor oknum-oknum tersebut,”ujarnya.
Dia mengatakan ASN yang bermain politik lebih banyak menimbulkan masalah bahkan bisa berbalik dan merugikan diri sendiri.
Sehingga dia memperingati ASN untuk stop terlibat dalam segala bentuk aktivitas politik dan fokus pada tujuan awal sebagai pelayanan masyarakat.
“Mari kita menjaga pilkada tahun ini berjalan damai, singkirkan hal-hal yang dapat merugikan bagi diri sendiri dan orang banyak, terutama ASN,”kuncinya.