Pemerintahan

Pj Bupati Bone Harap Gerakan Pangan Murah Bisa Bantu Warga Jelang Lebaran Idul Adha

307
×

Pj Bupati Bone Harap Gerakan Pangan Murah Bisa Bantu Warga Jelang Lebaran Idul Adha

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Bone, hadiri kegiatan pangan murah

KABARTA ID, BONE – Penjabat Bupati Bone Drs HA Islamuddin MH bersama pimpinan OPD, BPS dan Bulog mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Sulawesi Selatan ini, dibuka secara virtual oleh Pj. Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, Selasa 11 Juni 2024.

Gerakan pangan murah itu digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bone (Pemkab) Bone melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama beberapa OPD yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketapang Jl Ahmad Yani Watampone.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Andi Tenriawaru SP mengungkapkan gerakan pangan murah bertujuan membantu warga untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran Idul Adha 1445 hijriah.

Ia mengatakan GPM ini digelar serentak di 24 kab/ Kota se Sulsel berlangsung dua hari hingga Rabu 12 Juni dengan bekerjasama beberapa OPD.

Baca Juga:  Warga Cina Jadi Korban Penganiyaan, Alami Luka di Bagian Wajah dan Hidung

Kegiatan GPM, kata dia, sudah menjadi program rutin pemerintah dalam menekan laju inflasi.

“Hadirnya GPM ini tentu sangat membantu warga. Selain sudah rutin digelar, kita terus menjaga stabilisasi harga pangan serta pengendalian inflasi menjelang lebaran Idul Adha 1445 Hijriah,” ujarnya.

Sementara Pj. Bupati Bone Drs HA Islamuddin MH melaporkan kondisi stok dan harga pangan di Bone bahwa persediaan dan harga pangan masih terjangkau. Bahkan Pj Bupati Bone melaporkan stok pangan aman dengan beberapa harga kebutuhan pokok terjangkau.

PJ Bupati Bone juga melaporkan bahwa Pemkab Bone sudah menggelar 12 pasar murah di 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Pasar murah ini sebagai langkah konkret untuk menekan laju inflasi. Terbukti sesuai laporan diterima inflasi Bone dari 2,7 menjadi 2,4.

Baca Juga:  KKKS Molor Karena Kepsek-Guru Telat, Pengawas Sekolah Bone Meradang

Selain pasar murah, kata dia langkah kedua yang dilakukan mengendalikan laju inflasi yakni penyaluran beras SPHP dari Bulog dan Ketapang.

“Setiap GPM, bulog selalu mengambil peran sehingga tingkat inflasi tertekan mampu mempertahankan sampai 2,4,” sebutnya.

Langkah ketiga yang dilakukan Pemkab Bone untuk menekan inflasi yakni menyalurkan bantuan pangan beras.

“Berdasarkan analisis pangan. Update 10 Juni 2204 yaitu beras premium Rp15 ribu per kilogram. Jadi yang dijual beras di GPM pagi ini hanya Rp13 ribu per kg. Ada selisih 2 ribu harga beras, beda juga harga beras medium terjadi selisih Rp600,” ujarnya.
Ia juga melaporkan harga barang merah hanya Rp30 ribu per kilogram.

Baca Juga:  Banggar DPRD Bone Minta Perbaikan Jalan dengan Beton

Usai mengikuti rapat GPM secara virtual, Pj Bupati Bone meninjau beberapa stand penjualan pangan murah.

Ia meminta agar gerakan pangan murah ini untuk tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu mengeruk keuntungan

“Jangan beli Beras bulog atau pangan lainnya di GPM baru dijual ke tempat lain. Intinya tidak memperjualbelikan kembali pangan sudah dibeli,” katanya.

Program strategis GPM ini, lanjut dia sebagai wujud kepedulian Pemkab Bone dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan harga kebutuhan dengan harga terjangkau.

Ia juga menjelaskan pasar murah tersebut untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya menjelang lebaran Idul Adha 2024.