Daerah

Adakan Penyuluhan Kesehatan, PT Link AGE Diapresiasi Masyarakat Pulau Terjauh Pangkep

437
×

Adakan Penyuluhan Kesehatan, PT Link AGE Diapresiasi Masyarakat Pulau Terjauh Pangkep

Sebarkan artikel ini

Kabarta.id, Pangkep— PT Link AGE Internasional mengadakan Seminar Kesehatan di beberapa pulau di Kabupaten Pangkep.

Pulau tersebut berada di Kecamatan Liukang Kalmas tepatnya di Pulau Masalima, Pulau Siliriang dan Pulau Pammantauang.

Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Naomi Malaha S.Kep.Ns.M.Kep.

Naomi Malaha adalah Praktisi Kesehatan, Perawat dan Dosen Keperawatan DPK di STIKES Amanah Makassar sekaligus sebagai Ketua Tim Uji Klinis Poduk Biospray dari PT Link Age Internasional.

Naomi membawakan materi tentang Mengenali dan Mewaspadai Penyakit 5 Penyakit Degeneratif.

Materi ini memberikan pengetahuan terkait pencegahan penyakit degeneratif, seperti diabetes , hipertensi , ginjal , oesteoporosis dan kanker kepada masyarakat.

Naomi menjelaskan pentingnya memahami dan mengenal penyakit degeneratif dan upaya pencegahannya.

Salah satunya, dengan pemanfaatan daun kelor yang banyak tumbuh di daerah kepulauan Liukang Kalmas sebagai konsumsi hari hari.

Baca Juga:  Ketua Bawaslu Bone Instruksikan Pengawasan Melekat PSU di Desa Mario

Menurutnya, daun kelor dapat membunuh sel yang telah mati dan mencegah tumbuhnya sel kanker.

Manfaat daun kelor untuk kesehatan tersebut diduga berkat kandungan antioksidannya yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Daun kelor juga diketahui punya manfaat untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

“Penyakit degeneratif seperti kanker ganas muncul karena adanya perkembangan zaman dan pola hidup yang kurang sehat,”katanya, Jumat, 19 April 2024.

Dia menambahkan, masyarakat perlu mengantisipasi datangnya penyakit tersebut dengan melakukan screening ataupun deteksi dini.

Caranya, dengan menghindari faktor karsinogen (sering kontak dengan bahan kimia atau radiasi), virus, perilaku dan gaya hidup hindari menyukai makanan instan dan pengawet, faktor genetik, mutasi genetik, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Baca Juga:  Oktavian dan Citra Kirana, Dua Pelajar Asal Lutra Ikut Pemusatan Pelatihan Paskibra Tingkat Provinsi

Penyuluhan kesehatan ini juga sekaligus Pengenalan BIOSPRAY sebagai COMPLEMENTARY MEDICINE/pendamping obat medis kepada masyarakat. BIOSPRAY sebagai obat komplementer yang telah terdaftar di BPOM yang memperbaiki sel-sel manusia yang rusak.

Dia menjelaskan, perkembangan yang pesat dalam era bioteknologi, dapat meningkatkan kesehatan tubuh, serta mempercepat kesembuhan berbagai macam penyakit dan meningkatkan imunitas tubuh, agar tidak mudah terserang berbagai macam penyakit (5 Penyakit Degeneratif).

BIOSPRAY adalah produk serba alami yang dirumuskan di AS, dihasilkan sesudah riset dan pengembangan selama bertahun-tahun, dan merupakan pelengkap diet HGH paling mutakhir dan efektif di pasaran.

Produk ini bekerja dengan membantu kemampuan tubuh sendiri untuk mengeluarkan HGH secara alami. Bio Spray produk yang sudah meraih The Asia pacific Super Excellent Brand , Asia Yes Grand Award dan Best Anti Aging Brand Award serta dapat membantu penyembuhan beberapa penyakit seperti Diabetes, Kista, Stroke, Kanker, Gagal Ginjal, Lever, Hipertensi, Jantung, Parkinson, dan Lain-lain.

Baca Juga:  Sulsel Craft Show 2022, Dekranasda Luwu Utara Terima 2 Penghargaan

Bio Spray ini sudah direkomendasikan oleh para Professor, Dokter, dan Ahli medis kecantikan di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Desa Pammantauang, Muhammad Basir mengapresiasi kegiatan tersebut.

Dia menyebutkan kegiatan seperti ini memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mulai hidup sehat dan deteksi dini penyakit.

“Alhamdulillah kami apresiasi karena datang langsung untuk memberikan motivasi. Penyuluhan ini juga menumbuhkan kesadaran pada masyarakat, agar selalu menjaga kesehatannya, ” ujarnya.

Dia menambahkan, penyuluhan kesehatan membantu masyarakatnya yang memiliki riawayat penyakit hipertensi, gula, kolesterol dan asam urat.

“Terima kasih banyak, semoga masyarakat sadar dini dan terus menjaga kesehatan mereka, “jelasnya.

(MNJ)*