Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone Andi Sepalawan berharap sosialisasi pengukuran geospasial lahan pertanian ditindaklanjuti di desa-desa. Pengukuran geospasial ini penting diketahui oleh seluruh petani.
Hal ini disampaikan Andi Sepalawan saat
Sosialisasi Pengukuran Geospasial Lahan Pertanian di Kantor BPP Ulaweng, Rabu (23/11/2023). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone.
Hadir peserta berjumlah 35 orang yang terdiri dari Penyuluh lingkup Kecamatan Ulaweng dan perwakilan kelompok tani di Ulaweng. Kegiatan serupa juga akan diadakan di seluruh BPP di 27 Kecamatan se Bone selama bulan November 2023 ini.
Andi Sepalawan mengatakan, data spasial yang dimaksud dalam sosialisasi ini adalah data yang memiliki referensi posisi geografis dan digambarkan dalam sebuah sistem koordinat. Diketahui posisi lahan petani secara tepat beserta pola, tren, dan hubungan antara fenomena ini.
“Manfaat yang diharapkan pengukuran Geospasial lahan pertanian ini adalah diketahuinya posisi lahan petani secara tepat beserta pola, tren, dan hubungan antara fenomena ini dapat digunakan untuk menjawab berbagai masalah yang berhubungan dengan ruang dan waktu,”ungkapnya.
Koordinator BPP Kecamatan Ulaweng ini berharap agar sosialisasi Pengukuran Geospasial Lahan Pertanian dapat ditindak lanjuti atau disosialisasikan di desa-desa. Pengukuran geospasial lahan pertanian ini penting diketahui oleh seluruh petani.
Sementara itu, pemateri Ardi memberi materi ke peserta. Peserta kemudian diajarkan mendownload dan menjalankan aplikasi open camera atau aplikasi sejenisnya yang mampu menunjukkan titik koordinat suatu lokasi atau lahan milik petani.
Pemateri juga menjelaskan pentingnya titik koordinat lahan pertanian ini. Dianataranya yang pertama dan paling utama adalah sebagai salah satu syarat kelompok tani untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Selain itu, memastikan bahwa kelompok tani atau petani betul-betul memiliki lahan pertanian. Untuk memasukkan foto hasil open camera ke dalam aplikasi e-reporting pertanian untuk melakukan pengukuran secara digitasi luas lahan pertanian (polygon).*