KABARTA.ID, BONE–Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan dalam menangani berbagai permasalahan diantaranya penanganan stunting dan kematian ibu melahirkan.
Maka dari itu DPPKB Bonne menggelar orientasi peningkatan kapasitas KB bagi tenaga kesehatan di faskes, jaringan dan jejaring yang dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Sulawesi Selatan Dra. Hj. Andi Ritamariani, M. Pd.
Acara tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bone, Jl Biru, Kota Watampone, Rabu 19 Oktober 2022.
“Sebanyak 25 bidan di kabupaten Bone kami hadirkan pada orientasi ini dalam meningkatkan kapasitas di faskes dalam mengurangi kematian ibu melahirkan” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Muh. Risal
Dikatakannya lagi, tujuan acara ini bagaimana melalui orientasi ini bisa menurunkan angka kematian ibu pada saat melahirkan di Bumi Arung Palakka Bone.
“Bone mendapatkan target peserta KB sebesar 16.750 orang dan saat ini baru terealisasi menyentuh angka 31 persen ini juga merupakan PR bagi kita serta merupakan tujuan kita duduk bersama” ungkap Muh Risal.
“Kami juga berharap kedepan kerja sama BKKBN bersama Dinas Kesehatan terus terjalin untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” harapnya
Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Sulawesi Selatan mengatakan, orientasi ini merupakan salah satu kegiatan strategis yang memang kita anggarkan tetapi tidak semua daerah kita berikan hanya 10 daerah salah satunya Kabupaten Bone.
“Kami memiliki Program Bangga Kencana yang merupakan akronim dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana menjadi salah satu program unggulan dari BKKBN. serta memiliki dua tujuan besar yakni, melalui orientasi ini meningkatkatkan kembali pelayanan bidan dalam hal pemasangan dan pencabutan implan dan meningkatkan cakupan capaian hasil pelayanan,” imbuhnya.
Dia menambahkan kehadiran bidan pada orientasi kegiatan ini, lantaran bidan merupakan orang terdekat dan mengedukasi ibu pasca melahirkan tentang pentingnya asupan ASI bagi bayi 0-6 bulan.
“Muaranya semua mampu mengurangi angka kematian ibu pasca salin, kami dari BKKBN hanya bisa mengedukasi dan ibu bidan lah mengeksekusi dilapangan, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dari bidan yang ikut pada orientasi hari ini terus ditingkatkan,” tutupnya. (al87)