KABARTA.ID, BONE— Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bone Andi Amran curhat ke Komisi 1 DPRD Bone terkait dengan penurunan anggaran media setiap tahun.
Hal itu disampaikan dalam rapat gabungan dengan Komisi 1 DPRD Kabupaten Bone di ruang Banggar DPRD Bone, Jl Kompleks Stadion Lapatau, Senin (25/7/2022).
“Sesuai dengan aspirasi yang disampaikan teman-teman media, di KUA PPAS anggaran kerja sama media itu hanya Rp 200 juta, ini lagi-lagi terjadi penurunan,” kata Andi Amran di depan rapat Komisi 1 DPRD Bone.
Dia membeberkan ari tahun sebelumnya, pernah Rp 1 Miliar, 800 juta, 600 juta, 300 Juta, dan turun lagi Rp 200 juta, ini nilainya kecil dan turun lagi,” kata Andi Amran.
Pernyataan Kadis Kominfo dan Persandian Bone langsung ditimpali Ketua Komisi 1 DPRD Bone Saipullah Latief.
Saipullah berpandangan jika kerja sama media saat ini yang dipandang kurang efektif. Utamanya surat kabar. Fisiknya sudah jarang dibaca.
Dia meminta Kadis Kominfo memutuskan kontrak kerja sama media Surat Kabar dan mengalihkan anggaran ke media online saja.
” Saya potong sedikit bapak Kadis, kalau memang itu tidak efektif, putuskan saja (kerja sama media), seperti media-media surat kabar, seperti juga di DPRD ini terlalu banyak dan kita dapat palingan satu saja,lebih baik fokus ke online saja,” kata Saipullah Latief.
“Aspirasi yang masuk ke DPRD ini hampir setiap bulan, terutama media cetak, kita harus berani mengatakan bahwa ini tidak terlalu dibutuhkan, tidak bisa juga kita mentelolir hanya persoalan tidak enak, takut dimediakan bagaimana, itu baru takut ki kalau memang kita salah,” kata Saipullah.
Legislator asal Lappariaja ini, juga meminta Kominfo fokus saja pada pengembangan jaringan di daerah-daerah di Kabupaten Bone.
“Kedua bapak Kadis, masih banyak wilayah kita ini, black spot, tidak ada perkembangan jaringan, begitupun jaringan internet, tanggung jawab ta itu,” kata Legislator yang juga Ketua PBB Bone ini.
(AJ).*